Dear Jatim Gedor Gedung DPRD Sumenep, Desak Reformasi Polri

Senin, 1 September 2025 - 01:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep – Puluhan massa aksi yang tergabung dalam Demokrasi dan Aspirasi Rakyat Jawa Timur (Dear Jatim) menggelar mimbar bebas di depan kantor DPRD Kabupaten Sumenep, Minggu (31/8/2025) malam.

Aksi tersebut ditandai dengan penyalaan lilin dan flare merah sebagai simbol duka dan perlawanan terhadap tragedi kemanusiaan yang menewaskan seorang pengemudi ojek online di Jakarta.

Dalam aksinya, massa menyampaikan tujuh tuntutan kepada pemerintah dan aparat kepolisian. Mereka menilai, peristiwa meninggalnya Affan Kurniawan (21), pengemudi ojek online yang tewas dilindas mobil rantis Brimob saat aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI pada Kamis (28/8), merupakan potret nyata lemahnya perlindungan negara terhadap rakyatnya.

“Gugurnya Affan bukan sekadar kecelakaan, ini adalah tamparan keras bagi wajah demokrasi Indonesia. Reformasi Polri yang dijanjikan sejak 1998 terbukti belum menyentuh substansi,” tegas Bagas Normahendra, Koordinator Lapangan aksi.

Massa juga menyoroti maraknya tindakan represif aparat terhadap rakyat sipil. Menurut mereka, tragedi Affan memperlihatkan bahwa praktik kekerasan, impunitas, dan rendahnya penghormatan terhadap hak asasi manusia telah menjadi kultur di tubuh Polri.

 

Dalam pernyataan sikapnya, Dear Jatim membacakan tujuh poin tuntutan, di antaranya:
1. Mendesak Kapolri untuk mundur dari jabatannya sebagai bentuk pertanggungjawaban moral dan politik.
2. Menuntut pencopotan Komandan Korps Brimob dan Kapolda Metro Jaya.
3. Mendorong investigasi independen oleh Komnas HAM dan Kompolnas.
4. Transparansi pemeriksaan terhadap 7 oknum Brimob yang terlibat serta penegakan sanksi hukum.
5. Evaluasi besar-besaran di tubuh Polri untuk mengembalikan mandat reformasi 1998.
6. Jaminan perlindungan hukum bagi keluarga korban Affan Kurniawan dan rakyat sipil lainnya.
7. Pemerintah segera mengambil langkah solutif dan bertanggung jawab atas kondisi bangsa.

 

Aksi ini berlangsung kondusif, meskipun massa terus menyuarakan orasi bergantian dengan nada keras. Lilin-lilin yang menyala di sepanjang pagar DPRD Sumenep menambah khidmat suasana aksi.

Dear Jatim juga menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kondusivitas, menghindari provokasi, serta menolak segala bentuk anarkisme dalam perjuangan menegakkan demokrasi.

“Jika Polri terus berperan sebagai mesin represi yang menakut-nakuti rakyat, maka cita-cita reformasi 1998 telah dikhianati,” pungkas Bagas.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

80 Bus Mudik Gratis Dilepas Kapolri, Keselamatan Pemudik Jadi Fokus Utama
Tinjau Stasiun Tugu DIY, Kapolri Pastikan Puncak Arus Mudik Berjalan Aman
Penitipan Kendaraan Gratis Polsek Bubutan, Cegah Curanmor Saat Mudik
Kapolres Sumenep Sidak Pospam-Posyan, Tegaskan Kesiapan Total Personel di Lapangan
Operasi Ketupat Semeru 2026 Dimulai, Polres Sumenep Siagakan Personel Amankan Arus Mudik Lebaran
Ledakan Diduga Mercon Hancurkan Rumah Warga di Batuputih Sumenep, Dua Orang Terluka
Komplotan Curanmor Asal Lampung Timur Diamankan Polres Malang Saat Ramadan
Tim Reskrimum Polda Jawa Timur Amankan Tiga Tersangka Kasus Pemerasan Disertai Pengancaman Di Pasuruan 

Berita Terkait

Kamis, 19 Maret 2026 - 13:45 WIB

80 Bus Mudik Gratis Dilepas Kapolri, Keselamatan Pemudik Jadi Fokus Utama

Kamis, 19 Maret 2026 - 13:06 WIB

Tinjau Stasiun Tugu DIY, Kapolri Pastikan Puncak Arus Mudik Berjalan Aman

Rabu, 18 Maret 2026 - 22:46 WIB

Penitipan Kendaraan Gratis Polsek Bubutan, Cegah Curanmor Saat Mudik

Selasa, 17 Maret 2026 - 20:40 WIB

Kapolres Sumenep Sidak Pospam-Posyan, Tegaskan Kesiapan Total Personel di Lapangan

Jumat, 13 Maret 2026 - 20:04 WIB

Operasi Ketupat Semeru 2026 Dimulai, Polres Sumenep Siagakan Personel Amankan Arus Mudik Lebaran

Berita Terbaru