MPLS Bernuansa Hijau, SDN Panaongan III Ajarkan Peduli Lingkungan Lewat Aksi Tanam

Kamis, 17 Juli 2025 - 10:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, 17 Juli 2025 – Memasuki hari keempat kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), SDN Panaongan III Dusun Campaka, Desa Panaongan, menghadirkan kegiatan yang tidak hanya menyenangkan tetapi juga mendidik: menanam tanaman hias sederhana di area Taman Kelas.

Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian MPLS yang bertujuan menanamkan nilai kepedulian terhadap lingkungan sejak dini kepada para siswa baru.

Kegiatan dimulai sejak pagi hari setelah para siswa melaksanakan kegiatan rutin harian. Di bawah sinar matahari yang cerah dan suasana semangat dari para guru serta siswa, taman-taman kecil di setiap kelas disulap menjadi area tanam yang asri.

Para siswa baru, didampingi oleh guru kelas masing-masing, diberikan bibit tanaman hias seperti bunga kertas, lidah mertua, dan sirih gading untuk ditanam secara mandiri.

Menurut panitia MPLS, kegiatan ini dirancang untuk mengajarkan siswa tentang pentingnya menjaga dan merawat lingkungan sekolah.

“Kami ingin sejak awal siswa dibiasakan untuk tidak hanya mengenal ruang kelasnya, tetapi juga bertanggung jawab terhadap lingkungan sekitar mereka. Menanam dan merawat tanaman adalah salah satu cara sederhana namun bermakna,” ujar salah satu guru pembimbing MPLS.

Yang menarik, kegiatan ini juga dihadiri dan dipandu langsung oleh Kepala Sekolah SDN Panaongan III, Bapak Agus Sugianto, yang dikenal dengan ciri khasnya memakai blangkon. Beliau tidak hanya memberikan sambutan singkat, tetapi juga ikut menanam bersama siswa dan para guru. Dengan antusias, beliau mengajak siswa untuk tidak sekadar menanam, tapi juga merawat dan menyiram tanaman yang mereka tanam setiap hari.

“Sekolah adalah rumah kedua. Maka kita harus menjaganya bersama, termasuk menjaga lingkungan agar tetap hijau dan asri. Menanam tanaman hias ini bukan hanya kegiatan seremonial, tapi bentuk pembelajaran nyata tentang cinta lingkungan,” tutur beliau di sela-sela kegiatan.

Tak hanya siswa dan kepala sekolah, seluruh guru turut serta dalam kegiatan ini. Mereka bahu-membahu menyiapkan semua kebutuhan penanaman mulai dari pot, tanah, pupuk, hingga bibit tanaman. Kolaborasi yang erat antara guru dan siswa menjadikan kegiatan ini tidak hanya sebagai pengenalan lingkungan fisik sekolah, tetapi juga sebagai momen kebersamaan yang membangun kedekatan emosional.

Setelah seluruh tanaman selesai ditanam, para siswa diminta memberi nama pada tanaman mereka. Hal ini dimaksudkan agar tumbuh rasa kepemilikan dan tanggung jawab dalam merawatnya. Tanaman-tanaman tersebut kini menghiasi sudut-sudut taman kelas, memberi warna segar dan suasana hijau yang menyejukkan.

Kegiatan ini ditutup dengan sesi refleksi singkat, di mana siswa diminta menceritakan kesan mereka selama proses menanam. Banyak dari mereka mengaku senang dan bangga karena bisa ikut berkontribusi membuat sekolah menjadi lebih indah.

Melalui kegiatan menanam tanaman hias ini, MPLS hari keempat tidak hanya berhasil mengenalkan siswa pada lingkungan sekolah secara fisik, tetapi juga menanamkan nilai karakter penting seperti tanggung jawab, peduli lingkungan, dan kerja sama. Harapannya, kegiatan ini akan menjadi langkah awal bagi siswa untuk tumbuh menjadi pribadi yang cinta alam dan bertanggung jawab terhadap lingkungannya.

Berita Terkait

Remaja Musala Al-Ikhlas Manding Khatam Al-Qur’an Kedua di Penghujung Ramadan, Dorong Generasi Muda Aktif Tadarus
Lesbumi Sumenep Dorong Dakwah Lewat Kesenian
Tanamkan Budaya Baca, Dr. Naghfir Salurkan Buku ke Santri
Darul Arqam SD QISMu: Menguatkan Akidah, Mencetak Pemimpin Muda Sejak Dini
Ketela Rebus MBG Diduga Berbau, Aktivis Sumenep Ultimatum Pelaksana Ikuti Juknis BGN
Konsolidasi Perdana Kampus dan Alumni, Universitas Annuqayah Targetkan 1.500 Mahasiswa Baru
DPRD Sumenep Warning Sekolah: Pengelolaan Dana BOS Wajib Tertib RKAS dan SPj
Target Tinggi, Masalah Menggunung: MBG Dipersoalkan di Forum Publik

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 05:41 WIB

Remaja Musala Al-Ikhlas Manding Khatam Al-Qur’an Kedua di Penghujung Ramadan, Dorong Generasi Muda Aktif Tadarus

Kamis, 19 Maret 2026 - 05:19 WIB

Lesbumi Sumenep Dorong Dakwah Lewat Kesenian

Minggu, 15 Maret 2026 - 03:46 WIB

Tanamkan Budaya Baca, Dr. Naghfir Salurkan Buku ke Santri

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:36 WIB

Darul Arqam SD QISMu: Menguatkan Akidah, Mencetak Pemimpin Muda Sejak Dini

Kamis, 12 Maret 2026 - 22:43 WIB

Ketela Rebus MBG Diduga Berbau, Aktivis Sumenep Ultimatum Pelaksana Ikuti Juknis BGN

Berita Terbaru